Alap-alap Kawah, Peregrine Falcon (Falco Peregrinus)

Alap-alap Kawah, Peregrine Falcon (Falco Peregrinus) – Alap-alap kawah merupakan salah satu jenis burung pemangsa selain jenis elang dan jenis burung hantu dari keluarga falconidae dan genus falco.

Burung yang memiliki nama ilmiah falco peregrinus atau peregrine falcon merupakan salah satu jenis burung predator dengan pesebaran yang cukup luas termasuk di Indonesia, hal tersebut tidak lepas dari banyaknya jenis alap-alap kawah tersebut yang dapat dibaca di bawah.

Ciri-ciri Alap-alap Kawah, Peregrine Falcon (Falco Peregrinus)

Alap-alap Kawah, Peregrine Falcon, Falco Peregrinus, peregrine ernesti, harga alap-alap peregrine, harga burung alap-alap

Alap-alap kawah tergolong jenis burung predator berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar antara 34 sampai 58 cm dengan rentang sayap antara 74 sampai 120 cm dari ujung paruh hingga ujung ekor.

Jantan dan betina memiliki tanda dan bulu yang sama antara keduanya, tetapi seperti pada kebanyakan burung pemangsa, alap-alap kawah betina memiliki tubuh yang lebih besar dari pada jantan hingga 30%. Jantan memiliki berat 330 sampai 1.000 g dan betina yang berukuran lebih besar seberat 700 sampai 1.500 gram.

Pada bagian belakang dan sayap burung dewasa biasanya berwarna hitam kebiruan dengan pembatas gelap yang tidak jelas dan ujung sayap berwarna hitam. Bagian bawah burung ini adalah putih berkarat dengan irisan tipis berwarna coklat gelap atau hitam.

Ekornya, berwarna seperti pada punggung tetapi dengan bar tipis, panjang, sempit, dan membulat di ujung dengan ujung hitam. Bagian atas kepala seperti berkumis di sepanjang pipi berwarna hitam, kontras tajam dengan sisi pucat leher dan tenggorokan putih. Pangkal paruh berwarna kuning, seperti juga kaki, dan paruh dan cakar berwarna hitam.

Baca juga : Alap-alap Jambul, Crested Goshawk (Accipiter Trivirgatus)

Paruh bagian atas berlekuk dekat ujung, sebuah paduan yang memungkinkan alap-alap kawah atau peregrine falcon untuk membunuh mangsa dengan memotong tulang belakang di leher seperti merpati dan merpati, unggas air, ,itik dan camar, alap-alap yang lebih kecil dan burung hantu, jalak, gagak, mamalia, tikus, kelinci, tupai dll

Kecepatan Alap-alap kawah

Ciri khas yang dimiliki jenis alap-alap ini adalah kecepatannya yang mencapai lebih dari 320/jam (200 rph) dengan gaya akrobatiknya ketika berburu mangsa. Bahkan pada 2018, tercatar hampir mencapai 390 km/jam (242 mph) di Universitas Groningen Belanda dan Universitas Oxford menggunakan simulasi komputer 3D.

Pesebaran dan Jenis alap-alap kawah

Tersebar luas di dunia. Pengunjung pada musim dingin dari Asia utara ke daerah pesisir dan dataran rendah di seluruh Sunda Besar. Ras penetap ernesti berwarna lebih gelap dan jarang terdapat di pegunungan di Sumater utara dan Sumatera barat, Kalimantan bagian utara, Jawa dan Bali.

harga peregrine juvenile, jenis alap-alap peregrine, peregrine full skil, peregrine ernesti, harga alap-alap peregrine, harga burung alap-alap.jpg

Terdapat sembilan belas sub-spesies dengan daerah persebaran sebagai berikut:

  • F. P Tundrius C. M. White, 1968 – Kawasan tundra Artik di Amerika Utara dari Alaska sampai Greenland.
  • F. P anatum Bonaparte, 1838 – Amerika Utara sampai Meksiko, kecuali pesisir barat-laut Pasifik.
  • F. P pealei Ridgway, 1873 – Pesisir barat Amerika Utara dari Washington sampai Alaska, juga di Alesia dan Kep. Commander; mungkin masih bisa ditemui di Kep. Kamchatka dan Kuril.
  • F. P cassini Sharpe, 1873 – Amerika Latin bagian barat dari Ekuador, Bolivia, Argentina, Chili, sampai Tierra del Fuego dan Kep. Falkland.
  • F. P japonensis Gmelin, 1788 – Siberia dan Jepang.
  • F. P furuitii Momiyama, 1927 – Kep. Volcano dan Kep. Bonin.
  • F. P calidus Latham, 1790 – tundra Eurasia, dari Lapland dan Siberia sampai kawasan SungaiYana dan Sungai Indigirka.
  • F. P peregrinus Tunstall, 1771 – Eurasia, Pyrenees, Balkan dan Himalaya, juga di Inggris sampai Rusia timur-jauh.
  • F. P brookei Sharpe, 1873 – Prancis selatan, Spanyol dan pesisir utara Afrika sampai Timur Tengah.
  • F. P babylonicus P. L. Sclater, 1861 – Asia, dari Iran timur sampai Mongolia.
  • F. P pelegrinoides Temminck, 1829 – Kep. Canary menyusuri daratan Afrika Utara ke Irak dan mungkin Iran.
  • F. P madens Ripley & Watson, 1963 – Kep. Cape Verde.
  • F. P minor Bonaparte, 1850 – Africa, bagian selatan Sahara sampai Maroko selatan.
  • F. P radama Hartlaub, 1861 – Madagaskar dan Kep. Comoro.
  • F. P peregrinator Sundevall, 1837 – Pakistan, India dan Sri Lanka ke timur sampai China tenggara.
  • F. P ernesti Sharpe, 1894 – Indonesia dan Filipina E sampai Papua Nugini dan Gugus Kepulauan Bismarck.
  • F. P nesiotes Mayr, 1941 – Vanuatu dan New Caledonia sampai Fiji.
  • F. P macropus Swainson, 1837 – Australia (kecuali bagian barat-daya).
  • F. P submelanogenys Mathews, 1912 – Australia barat-daya.

Namun belakangan ini, Alap-alap kawah ditangkarkan dan dikawin silangkan dengan jenis lain untuk menghasil peregrine hybrid seperti Perilanner (Falco biarmicus), Perlin (Falco columbarius) dll

Suara Alap-alap Kawah

Pekikan “kek-kek-kek-kek” pada waktu berbiak. Belum tersedia rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Habitat dan Kebiasaan Alap-alap kawah

Habitat bervariasi berupa daerah terbuka, lahan pertanian dan lingkungan perkotaan sampai ketinggian 2000 m, tetapi ketersediaan tebing atau bangunan untuk bersarang dan bertengger adalah tempat yang sering didiami. Di Skotlandia dan beberapa daerah lain dunia, terutama Amerika Utara, pasangan terkadang pindah ke situs buatan manusia, termasuk tambang dataran rendah (baik yang aktif maupun yang tidak digunakan).

Di Kepulauan Cayman dan daerah Neotropis lainnya, ketika musim dingin migrasi di sepanjang pantai dan tebing, hutan bakau dan semak belukar, Biasanya terjadi sendiri-sendiri atau berpasangan, meskipun burung yang bermigrasi atau musim dingin dapat berkumpul di pantai, tanah rawa, dan bahkan di atas lahan pertanian.

Sering mengepak-kepakkan sayap statis di suatu ketinggian (Hovers), terbang dengan kepakan yang dangkal mengikuti arus angin Hidup berpasangan. Terbang sangat cepat dan sambil berputar-putar menukik secara dasyat dari tempat yang sangat tinggi, di atas mangsanya. Burung tercepat di dunia. Kadang-kadang berakrobat. Bersarang di tebing-batu cadas.

Makanan

Alap-alap termasuk burung karnivora, memakan berbagai jenis burung, kadang-kadang mamalia, termasuk kelelawar (Megachiroptera dan Microchiroptera), tikus, kelinci dan juga serangga. Sebagian besar mangsa diambil dari sayap, mengikuti gerakan cepat yang sangat cepat atau dengan pengejaran udara yang cepat, tetapi juga masih berburu dari tempat yang terbuka.

Mangsa sering dipotong-potong dan dimakan dalam penerbangan. Pasangan terkadang berburu bersama-sama.

Reproduksi

Peregrine falcon alias alap-alap kawah dewasa secara seksual dapat berkembang biak ketika berumur satu sampai tiga tahun, tetapi pada populasi sehat setalah dua sampai tiga tahun. Pasangan burung ini akan kembali ke tempat bersarang yang sama setiap tahunnya.

Pada masa pacaran seperti halnya anak ABG melakukan campuran akrobatik udara, spiral yang tepat, dan manuver ketika menangkap mangsa diudara dengan harapan sang betina menerima makanan dari cakar jantan. Ketika musim kawin, alapa-alap peregrine bersifat teritorial, tiap pasangan bertelur biasanya lebih dari 1 km atau lebih sehingga pasokan makanan dapat mencukupi mereka dan anak-anak mereka.

Baca juga : 27 Jenis Alap-Alap di Indonesia

Tiap pasangan dapa memiliki beberapa sarang, yang dapat digunakan untuk satu, dua sampai tujuh dalam periode 16 tahun. Biasanya musim kawin mereka antara Februari hingga Maret di Belahan Bumi Utara, dan dari Juli hingga Agustus di Belahan Bumi Selatan, meskipun subspesies makropus Australia dapat berkembang biak hingga akhir November, dan antara bulan Juni dan Desember dengan jumlah telur 1 sampai 5 telur.

Telur berwarna putih dengan tanda merah atau coklat yang dierami selama 29 sampai 33 hari secara bergantian siang dan malam. Setelah menetas, anak alap-alap kawah wilayah berburu sang induk bisa mencapai radius 19 hingga 24 km dari sarang. Anakan alap-alap peregrine akan bergantung pada supplai makanan dari induk dari sejak menetas antara hingga dua bulan.

Harga alap-alap kawah

Untuk menebus satu ekor alap-alap peregrine terbilang mahal jika dibandingkan dengan jenis elang lainnya dan merujuk pada biaya pakan yang dibutuhkan, dimana untuk harga alap-alap kawah atau harga alap-alap peregrine bisa cek di Daftar harga alap-alap, dan untuk harga peregrine hybrid bisa mencapai £12,000 atau sekitar 228 jutaan. Namun dalam hal ini, hukum di indonesia berlaku dimana jenis burung ini berstatus dilindungi

Kesimpulan

Meskipun alap-alap kawah termasuk jenis burung predator yang banyak dikembang biakkan, di Indonesia burung ini masih dalam status dilindung undang-undang. Selain itu, harga alap-alap peregrine tergolong mahal jika dibandingkan dengan harga elang lainnya yang dapat dijumpai di Indonesia.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Alap-alap Kawah, Peregrine Falcon (Falco Peregrinus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *