Beluk Jampuk, Barred Eagle-Owl (Bubo Sumatranus)

Beluk Jampuk, Barred Eagle-Owl (Bubo Sumatranus) – Beluk Jampuk merupakan salah satu jenis burung pemangsa dari keluarga Strigidae dan Genus Bubo atau merupapakan salah satu dari beberapa jenis burung hantu yang dapat dijumpai di beberapa daerah Indonesia. Burung yang memiliki nama ilmiah bubo sumartanus atau Barred eagle-owl (Malay eagle-owl) ini juga dikenal dengan sebutan burung hantu hingkik.

Ciri-ciri Beluk Jampuk, Barred Eagle-Owl (Bubo Sumatranus)

 

beluk jampuk, barred eagle-owl, bubo sumatranus, harga bubo sumatranus, merawat bubo sumatranus, suara burung hantu bubo sumatranus

Burung hantu beluk jampuk termasuk jenis burung hantu berukuran sedan atau besar dengan panjang tubuh sekitar 40 sampai 46cm lebar sayap sekitar 323 sampai 417 mm dan berat tubuh belum jampuk sekitar 620 gram. memiliki bulu berwarna abu-abu tua dengan berkas telinga horizontal mencolok, tubuh bagian atas berwarna coklat kehitaman, seluruhnya bergaris kuning tua halus, dan memiliki alis berwarna putih. Tubuh bagian bawahnya berwarna abu-abu keputihan bergaris hitam tebal

Baca juga : Beluk Ketupa, Buffy Fish-owl (Ketupa Ketupu)

Pesebaran dan Ras

Daerah penyebaran burung hantu bubo sumatranus antara lain di Pulau Keeling, Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand. Di Indonesia sendiri burung hantu hingkik dapat ditemukan di wilayah Kalimantan, Sumatera, Bangka, Jawa dan Bali. Terdapat tiga sub-spesies yang dikenali dengan dengan pesebaran berbeda

  • B. s. sumatranus (Raffles, 1822) – Myanmar, Semenanjung Thailand Sampai ke Sumatra, termasuk Bangka
  • B. s. strepitans (Temminck, 1823) – Jawa dan Bali.
  • B. s. tenuifasciatus Mees, 1964 – Kalimantan.

Suara Bubo Sumatranus

Bubo sumatranus memiliki suara yang berbeda-beda, seperti ketika dalam kondisi biasa (bukan suara panggilan terhadap sesamanya) akan berbunyi “eeeaaaak” dengan nada yang lumayan tinggi, dan dalam periode waktu antara 30-40 detik dari satu teriakan ke teriakan berikutnya. Berbeda halnya ketika burung ini mencapai dewasa kelamin dan pada saat musim kawin, Bubo sumatranus akan berbunyi seperti ayam yang sedang bertelur “kokokokok”, sambil membuka sayapnya seperti posisi defensif. Dewasa kelamin dari Bubo sumatranus dimulai pada usia >2tahun, atau sekitar 3 tahun-an. Pada bulan-bulan tertentu jika burung ini telah mencapai dewasa kelaminnya, maka dia akan menunjukkan bunyi dan tingkahnya seperti yang telah disebutkan.

Habitat dan Kebiasaan

Burung hantu hingkik mendiami di hutan tropis dan sub tropis dataran rendah dengan ketinggian hingga 1000 m dan jarang lebih tinggi hingga sekitar 1600m di atas permukaan laut. Burung hantu beluk jampuk termasuk burung nokturnal atau krepuskular. Bertengger di siang hari sendirian atau berpasangan dan bersembunyi di pohon yang tinggi dengan dedaunan lebat, sering di dekat batang dan terkadang dijumpai dekat pemukiman penduduk

Makanan Beluk Jampuk, Barred Eagle-Owl (Bubo Sumatranus)

Makanan utama burung hantu hingkik antara lain serangga besar, mamalia kecil, reptil, ikan-ikan kecil dan burung-burung kecil. Mereka adalah binatang nokturnal dan biasanya berkeliaran sendirian atau berpasangan. Yang unik dari burung hantu hingkik adalah mereka senang mandi di kolam atau sungai.

Reproduksi

Burung hantu beluk jampuk ini mungkin berpasangan seumur hidup. Burung hantu bubo sumatranus tidak terikat pada sarang tertentu, selama tidak merasa terganggu maka sarang sebelumnya akan digunakan selama beberapa tahun. Jika salah satu pasangan mati, pasangan yang hidup akan mempertahankan wilayah yang sama dengan induk burung hantu lainnya. Spesies ini bersarang di rongga pohon besar atau, di Jawa dan Sumatra, di atas Asplenium nidus pakis besar. Satu-satunya lokasi bersarang lainnya yang diketahui adalah berada di dasar epifit yang cukup besar untuk membentuk lubang berlindung terhadap cabang besar.

Hanya satu telur diletakkan, berwarna putih dengan bentuk oval, berukuran sekitar 59,8 mm × 47,9 mm (2,35 in × 1,89 in). Di Jawa, telur telah ditemukan pada bulan Februari hingga April dan sarang dengan anakan dari Mei hingga Juni. Di Sumatera, dengan anakan bubo sumatranus sekitar pada bulan Maret hingga Mei dan di Kalimantan, sekitar pada bulan Februari hingga Maret.

Baca juga : Celepuk Biak, Biak Island Scops Owl (Otus beccarii)

Kesimpulan

Beluk Jampuk alias burung hantu hingkik berbeda dengan burung hantu tyto alba, jika tyto alba lebih dari satu maka burung ini hanya menghasilkan 1 butir dalam tiap kali reproduksi. Oleh karena itu, harga bubo sumatranus jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga burung hantu lainnya

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Beluk Jampuk, Barred Eagle-Owl (Bubo Sumatranus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *