Beo Nias, Nias hill myna (Gracula robusta)

Beo Nias, Nias hill myna (Gracula robusta) – Burung beo nias merupakan salah satu jenis burung dari keluarga Sturnidae dan Genus Gracula. Burung yang dikenal dengan sebutan gracula robusta dalam bahasan ilmiahnya atau nias hill mmyna dalam bahasa inggrisnya termasuk salah satu dari beberapa jenis burung beo yang dapat dijumpai di daerah Indonesia.

Ciri fisi Beo Nias, Nias hill myna (Gracula robusta)

beo nias, nias hill myna, gracula robusta, jenis burung beo, memlilih burung beo bakalan, beo jantan atau betina, beo agar cepat bisa bicara, melatih burung beo bicara, harga burung beo

Beo nias tergolong jenis burung berukuran sedang atau burung beo paling besar dibandingkan dengan jenis burung beo lainnya karena burung beo nias memiliki panjang tubuh sekitar 30 hingga 36 cm dengan rentang sayap sekitar 20 hingga 21,3 cm, ekornya 9,9 hingga 10,8 cm dan berat tubuh sekitar 400 g.

Bagian kepala burung beo ini berbulu pendek. Sepanjang cuping telinga beo ini menyatu di belakang kepala yang bentuknya menggelambir ke arah leher. Gelambir cuping telinga ini berwarna kuning mencolok.

Baca juga : 8 Jenis Burung Beo Lengkap dengan Gambar

Selain itu, di bagian kepala burung beo ini juga terdapat sepasang pial yang berwarna kuning dan terdapat di sisi kepala. Iris mata burung endemik ini berwarna coklat gelap. Paruhnya runcing berwarna kuning agak oranye. Hampir seluruh badan burung beo ini tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, kecuali pada bagian sayap yang berbulu putih. Kaki burung endemik nias ini berwarna kuning dengan jari-jari berjumlah empat. Tiga jari di antaranya menghadap ke depan, sedangkan sisanya menghadap ke belakang.

Persebaran

Burung beo ini memiliki persebaran yang cukup terbatas karena termasuk burung endemik Sumatera Utara yang hanya bisa dijumpai di Pulau Nias dan sekitarnya seperti Pulau Babi, Pulau Tuangku, Pulau Simo dan Pulau Bangkaru.

Suara Burung Beo

Suara burung beo nias memiliki suara yang hampir mirip dengan jenis burung beo lainnya dan mampu menghasilkan serangkaian nada-nada suara yang berbeda seperti suara peluit, jeritan, degukan, bahkan ratapan yang mengalun merdu dan terkadang terdengar seperti suara manusia. Setiap individu burung beo memiliki tiga hingga 13 tipe suara.

Habitat dan Kebiasaan

Burung beo ini menyukai hutan yang dekat perkampungan atau tempat terbuka pada daerah dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dpl. sebagai habitatnya.

Burung beo ini hidup secara berpasangan atau berkelompok. Burung pengicau endemik pulau Nias ini biasa bersarang dengan membuat lubang pada batang pohon yang tinggi dan tegak.

Makanan

Termasuk jenis burung yang memakan buah matang, terutama buah ara. Mereka juga memakan buah dan biji dari berbagai macam pohon dan semak, dan nektar dari beberapa jenis bunga. Sesekali mereka memakan serangga dari dedaunan pohon dan rayap. Mereka mungkin juga makan kadal kecil atau mamalia kecil lainnya untuk memberi makan kepada bayi mereka selama musim kawin. Peternak Mynah menawarkan cacing makanan untuk tujuan ini.

Populasi dan Konservasi.

Populasi burung endemik yang menjadi fauna identitas Sumatera Utara ini hingga sekarang tidak diketahu dengan pasti. Namun yang pasti semakin hari burung pengicau ini semakin sulit ditemukan di alam liar. Bahkan IPB bersama Kementerian Kehutanan yang pernah melakukan penelitian dari 1996-1997 hanya bisa menemukan 7 ekor burung beo nias saja.

Secara umum spesies beo didaftar sebagai Least Concern dalam IUCN Redlist dan dimasukkan dalam CITES Apendiks II, namun populasi beo ini yang trerdapat di alam liar semakin langka.

Di Indonesia, beo ini menjadi salah satu satwa yang dilindungi bahkan oleh pemerintah kolonial Belanda sekalipun. Berbagai peraturan perundangan yang menyertakan beo ini dalam daftar satwa yang dilindungi dari kepunahan antara lain Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931, Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/1970, Undang-undang No. 5 Tahun 1990, dan Peraturan pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Semoga saja burung sang peniru yang ulung ini masih mendapat perhatian dari kita semua untuk bisa bertahan di alam liar dan janganlah tergantikan oleh manusia-manusia yang suka membeo.

Beo ini ditetapkan sebagai fauna identitas provinsi Sumatera Utara. Burung populasinya lebih banyak terdapat di dalam sangkar ketimbang di alam bebas padahal burung endemik yang langka ini termasuk satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931, Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/1970, Undang-undang No. 5 Tahun 1990, dan Peraturan pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Bagaimana cara membedakan beo nias dengan beo biasa?

Untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara membedakan burung beo nias dengan beo lainnya yang paling mudah adalah dengan postur tubuhnya. Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa salah satu perbedaan beo nias dengan beo lainnya terletak dari ukuran tubuh yang lebih besar serta sepasang gelambir cuping telinga berwarna kuning pada Beo Nias yang menyatu sedangkan beo biasa terpisah.

Apa perbedaan beo nias jantan dan betina?

cara membedakan burung beo nias jantan dan betina, perbedaan beo nias jantan dan betina, ciri-ciri beo nias jantan, ciri-ciri beo nias betina, kepala beo nias jantan, kepala beo nias betina

Sedangkan untuk menjawab peratanyaan tentang bagaimana cara membedakan beo nias jantan dan betina sebenarnya mudah, mulai dari ciri fisik beo nias jantan dan betina sampai pada suara beo nias. Perbedaan beo jantan dan betina sudah sempat kami ulas secara umum yang dapat anda baca di SINI

Dimana untuk mendapatkan dan berapa harga beo nias?

Untuk mendapatkan burung beo ini, anda bisa mendapatkan burung di penangkar atau peternak burung beo yang sudah resmi alias dilengkapi dengan surat-surat dari BKSDA. Sedangkan Harga burung beo nias relatif mahal karena burung ini selain berukuran paling besar dan termasuk burung dilindungi yang notabene para penangkar tidak sebanyak peternak burung beo jenis lainnya. Harga beo nias berkisar 2 sampai 3 kali lipat dari harga beo biasa. Seumpama harga beo biasa berkisar 1,5 jutaan, maka harga beo nias bisa mencapai 4,5 jutaan bahkan lebih.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Beo Nias, Nias hill myna (Gracula robusta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *