Cara Jitu Membedakan Ciblek Kebun Jantan dan Betina

Ciblek kebun jantan dan betina – Burung ciblek atau perenjak jawa merupakan salah satu jenis burung kicau berukuran kecil dari dari keluarga Cisticolidae dan Genus Prinia. Burung yang juga dikenal dengan sebutan prenjak ini memiliki ciri khas suara yang lantang dan juga yang dikenal dengan suara tembakannya apabila sudah gacor khususnya ciblek jantan.

Saat ini sudah banyak yang mencoba melakukan  ternak burung ciblek mengingat permintaan yang cukup tinggi, namun bagi pemula salah satu kendala dalam beternak burung ciblek yaitu membedakan ciblek jantan dan betina, padahal Jika diperhatikan dengan lebih teliti sebenarnya membedakan ciblek kebun jantan dan betina sangatlah mudah.

Bagaimana Cara Membedakan Ciblek Kebun Jantan dan Betina?

membedakan ciblek jantan dan betina, ciri-ciri ciblek kebun jantan, ciri-ciri ciblek kebu betina, ciri-ciri ciblek kebun jantan, ciri-ciri ciblek kebun betina

Untuk bisa membedakan Ciblek kebun Jantan dan betina anda harus paham betul ciri fisiknya. Mulai dari suara, warna bulu, bentuk paruh, bentuk kepala dan lain-lain.

Ciri-ciri ciblek kebun jantan

Dibawah ini dapat anda jadikan referensi untuk membedakan ciblek kebun jantan dan betina

  • Memiliki ujung paruh berwarna hitam, bagi burung ciblek jantan yang masih anakan / bakalan.
  • Ciblek jantan dewasa memiliki paruh berwarna hitam pada bagian bawahnya saja.
  • Pada bagian atas kepala sampai pada bagian sayap memiliki warna abu-abu gelap.
  • Bulu dada bagian atas berwarna hitam. Sedangkan pada bagian dada di samping kiri dan kanan berwarna hitam.
  • Memiliki rongga mulut dan paruh tebal dengan warna hitam.
  • Postur tubuh Ciblek jantan lebih besar dibandingkan dengan postur tubuh Ciblek betina.
  • Ekor Ciblek jantan cenderung lebih rapat dan panjang dibandingkan dengan Ciblek betina.
  • Kepala Ciblek antan berbentuk bulat serta besar.
  • Mempunyai kaki yang panjang dan terlihat proposional.
  • Ciblek jantan akan dengan cepat bereaksi saat tubuhnya didekatkan dengan burung lain.
  • Mampu berkicau dengan suara tembakan yang merdu dan bervariasi.
  • Ciblek jantan akan langsung bereaksi ketika di dekatkan dengan sejenisnya.

Itulah beberapa ciri-ciri dari burung Ciblek jantan. Pahami ciri di atas agar anda tidak keliru ketika sedang memilih dan membeli bakalan Ciblek baik ciblek kebun jantan dan betina.

Dapatkan : Suara Ciblek Betina Untuk Pancingan dan Pikat Burung

Ciri-ciri ciblek betina

Jika anda sudah sedikit banyak memahami ciri fisik ciblek jantan, maka di bawah ini merupakan ciri fisik ciblek betina

  • Memiliki postur tubuh yang lebih kecil dibandingkan Ciblek jantan.
  • Memiliki alis berwarna putih di bagian atas mata.
  • Bagian bawah paruh burung Ciblek betina juga memiliki warna putih.
  • Ekor burung Ciblek betina cenderung lebih pendek dibandingkan ekor burung Ciblek jantan.
  • Pen pada dubur rata dengan sedikit bulu.
  • Bulu berwana pudar.
  • Kaki Ciblek betina lebih kecil dan berwarna agak pink atau kemerah-merahan.
  • Suara kicauan burung ciblek betina cenderung monoton dan tidak bervariasi.
  • Biasanya bersuara cii cii cii.

Itulah ulasan mengenai ciri-ciri burung Ciblek kebun jantan dan Ciblek betina. Dan di bawah ini perbedaan ciblek jantan dan betina lolohan alias perbedaan ciblek kebun jantan dan betina anakan

Cara Membedakan Ciblek Jantan dan Betina Lolohan

membedakan anakan ciblek jantan dan betina, ciri-ciri ciblek jantan trotol, ciri-ciri ciblek betina trotol, ciri-ciri anakan ciblek jantan, ciri-ciri anakan ciblek betina

Jika di atas cara membedakan ciblek kebun jantan dan betina dewasa, maka di bawah ini cara membedakan ciblek jantan dan betina lolohan

Ciri ciblek anakan jantan lolohan

  • Kuku berwarna gelap, hitam atau keabu-abuan
  • Paruh ujung bagian bawah terdapat warna hitam (tidak mutlak)
  • Lidah berwarna hitam
  • Bulu halus tumbuh panjang sendiri dibagian kepala
  • Bulu terlihat lebih cerah berminyak (mengkilat)
  • Cengkraman kuat saat di pegang
  • Pen dubur sedikit lebih menonjol dan berbulu lebih banyak
  • Warna kuning di bagian dalam tenggorokan lebih tajam (ciblek gunung)
  • Berbunyi ngeriwik dan nembak (suka berbunyi ci cii cii ketika lapar seperti ciblek betina anakan)

Ciri ciblek betina lolohan

  • Tidak terlalu lincah (tidak mutlak)
  • Paruh polos (tidak mutlak)
  • Beralis (tidak mutlak)
  • Bulu berwarna pudar (blewuk)
  • Warna kuning dalam tenggorokan pudar (ciblek gunung)
  • Kaki lebih kecil dan berwarna agak kemerah-merahan/pink
  • Pen dubur rata dengan sedikit bulu
  • Hanya bisa berbunyi cii cii cii
  • Cara Sukses Ternak Burung Ciblek Untuk Pemula

Jika anda merasa kesulitan untuk membedakan ciblek kebun jantan dan betina lolohan di atas, anda bisa mengetahui perbedaan ciblek kebun jantan dan betina anakan pada video di bawah ini :

Cara Merawat Ciblek Lolohan

Memang merawat burung ciblek piyik lolohan bukan hal mudah, baik ciblek kebun jantan dan betina. Butuh ketelatenan dan kesabaran..bayangkan saja seekor piyikan bisa-bisa setiap 10-20 menit sekali minta makan. Merawat burung piyikan tentu disamping sabar memberi pakan

Selain itu, anda juga perlu memperhatikan asupan gizinya supaya burung berkembang baik dan sehat secara fisik juga. Untuk itu berikut ini sedikit tips merawat ciblek jantan dan betina lolohan /piyikan.

Pakan Ciblek Piyikan :

Voer halus diaduk dengan air hangat, beri kroto-kroto putih tanpa yang sudah krangkang/semut. Berikan jika adonan sudah dingin, lebih baik juga diberi tetesan vitamin untuk stamina burung setiap beberapa hari karena piyikan rentan sekali.

Beri potongan jangkrik bagian perutnya saja yang lunak/empuk, buang bagian yang keras-keras seperti kepala, dada dan paha. Lebih baik bagian perut dibagi 2 bagian lagi supaya piyikan mudah menelan.

Cara Memberikan Pakan Pada Ciblek Piyikan

Dalam meloloh ciblek kebun jantan dan betina, gunakan alat yang mudah dan aman/tidak tajam untuk memberikan makanan pada mulut burung seperti supit, sendok es cream kecil, atau sendok plastik yang dimodifikasi kecil dan aman. Setiap burung mulai ciap-ciap minta makan, maka makanan bisa diberikan secukupnya. Potongan jangkrik bisa diberikan setelah bubur voer selesai kita berikan.

Jika dilihat burung sudah mulai bisa makan sendiri, makanan yang kita sediakan bisa berupa voer yang dibasahi dengan air, tidak sampai menjadi bubur seperti sebelumnya tetapi voer dibuat basah dan mengumpal basah saja.

Untuk jangkrik tetap diberikan potongan saja bagian perut jangkrik, UH juga bisa diberikan tetapi UH yang kondisi ganti kulit/putih.

Ciblek merupakan burung kecil yang gampang naik darah apabila melihat lawanya, selain itu dia selalu tidak mau kalah, jika ada suara burung berkicau kencang dia langsung menyabar dengan suaranya yang cetar menggelegar.

Burung ciblek merupakan jenis burung yang aktif memakan serangga, menu wajib dipelihara harus diberi kroto, ulat, atau jangkrik. Burung ciblek selain buat memaster burung kicauan burung ciblek juga memiliki kelas lomba tersendiri. Memiliki suara khas tembakan dan kadang bisa keluar variasi suaranya bagi burung jantan.

Perawatan ciblek sebelum lomba

Anda sudah merawat ciblek dengan baik dan benar, maka ada kalanya burung ciblek diikutkan dalam lomba burung. Sedangkan perawatan harian ciblek agar juara tentunya tidak sama dengan merawat burung ciblek hanya untuk hewan peliharaan

Dibawah ini beberapa poin yang dapat anda praktikkan agar ciblek juara lomba

  • pada pagi hari (sekitar pukul 06.00), ciblek diangin-anginkan di luar dan kerodongnya dibuka.
  • Berikan 1 sdt kroto dan 2 ekor jangkrik berukuran kecil.
  • Selanjutnya dimandikan dengan cara dipancing dengan disemprot dengan sprayer berisi air. Biasanya ciblek akan terpancing dan kemudian mandi sendiri di karamba.
  • Setelah mandi selesai, jemur sebentar sampai bulu-bulunya kering.
  • Ciblek diistirahatkan sampai sore (sekitar pukul 16.00)
  • berikan lagi 2 ekor jangkrik di sore hari.
  • Kerodong kembali ciblek dan biarkan istirahat sampai pagi hari.

Nah, sekarang kita lanjut membaca tentang langkah/pola perawatan burung ciblek sebelum lomba ala jawara. Sebagai permisalan, lomba ciblek akan dilaksakan pada hari minggu. Dan berikut ini adalah pola perawatan ciblek sebelum lomba :

  • Di hari sabtu pagi, ciblek diberi ef berupa 1 sdt kroto dan 2 ekor jangkrik.
  • Kemudian dimandikan dengan cara yang sama seperti perawatan harian di atas.
  • Angin-anginkan sebentar kemudian dijemur sampai pukul 10.00. Sebaiknya tidak lebih dari jam 10.00 karena sinar matahari sudah terlalu panas/terik.
  • Setelah penjemuran, ciblek diangin-anginkan lagi selama sekitar 30 menit.
  • Selanjutnya ciblek dikerodong sampai sore hari (sekitar pukul 16.00)
  • pada sore hari (pukul 16.00) berikan 2 ekor jangkrik dan buka kerodongnya.
  • Sekitar jam 5 sore, kerodong kembali dan biarkan istirahat sampai esok hari.
  • Pagi hari (minggu), berikan kembali 1 sdt kroto dan 2 ekor jangkrik sebelum dibawa ke arena lomba.
  • Saat sampai di arena lomba, berikan ulat hongkong putih sebanyak 3 ekor.

Penyebab ciblek macet bunyi

Meskipun perawatan ciblek kebun jantan dan betina yang menurut anda baik dan benar, namun tidak menutup kemungkina burung ciblek macet bunyi. Sedangkan penyebab burung ciblek macet bunyi disebabkan oleh beberapa faktor seperti :

  • Lingkunga baru, contoh burung tangkapan hutan pasti butuh penyesuaian untuk bunyi.
  • Kodisi kurang fit , karena perubahan cuaca.
  • Drob mental karena kalah tarung.
  • Mau mengalami ganti bulu atau setelah mengalami proses pergantian bulu yang kurang sepurna.
  • Kurang nutrisi (kroto/ulat)
  • stres akibat perubaan pola perawatan (pindah tangan/ ganti pengasuh).

Kesimpulan

Agar mendapatkan burung ciblek yang gacor dan rajin bunyi tentunya harus memilih ciblek jantan dengan perawatan harian burung ciblek yang baik dan benar. Selain itu, lakukan pemasteran burung ciblek atau pancing dengan suara burung ciblek betina yang bisa anda dapatkan pada link di atas

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang  cara membedakan ciblek kebun jantan dan betina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *