Kacamata Halmahera, Cream-throated white-eye (Zosterops atriceps)

Kacamata Halmahera, Cream-throated white-eye (Zosterops atriceps) – Burung kacamata halmahera merupakan salah satu jenis burung kicau dari keluarga Zosteropidae dan Genus Zosterops. Burung yang dikenal dengan sebutan zosterops atriceps dalam bahasa ilmiahnya dan cream-throated white-eye dalam bahasa inggrisnya juga dikenal dengan sebutan pleci halmahera atau cui-cui oleh para pecinta burung kicau Indonesia.

Zosterops termasuk marga burung yang besar dengan lebih dari 100 spesies yang tersebar di seluruh dunia. Burung ini dikenal memiliki daya adaptasi dan spesiasi (kemampuan membentuk spesies baru) yang tinggi.Umumnya bersifat endemik dan seringkali memiliki daerah sebaran terbatas.

Ciri Fisik Kacamata Halmahera, Cream-throated white-eye (Zosterops atriceps)

Kacamata Halmahera, Cream-throated white-eye, Zosterops atriceps, suara pleci halmahera, harga pleci halmahera, merawat pleci halmahera agar cepat gacor, pleci halmahera jantan dan betina

Burung kacamata halmahera alias pleci halmahera tergolong jenis burung berukuran kecil dengan panjang tubuh sekitar 10 sampai 12 cm. Sebagaaimana burung Kacamata pada umumnya, tubuh bagian atas berwarna hijau zaitun kekuningan dengan bagian sayap lebih gelap. Kepala berwarna hitam-kecoklatan, tenggorokan krem, perut putih dengan penutup ekor bagian bawah kuning-pucat.

Burung Kacamata umumnya memiliki ciri khas berupa garis lingkar berwarna putih seperti cincin di sekeliling mata. Namun, beberapa spesies memiliki garis cincin mata berwarna lain.

Suara Pleci Halmahera

Suara kicauannya cukup lantang, dengan lagu-lagu khas burung kacamata.

Penyebaran dan Ras

Burung kacamata halmahera alias pleci halmahera tergolong burung endemik Maluku Utara dengan daerah sebaran terbatas di Halmahera dan pulau-pulau di sekitarnya. Cukup umum ditemukan secara lokal termasuk di Halmahera timur. Berdasarkan daerah sebaran, ciri morfologi dan warnanya, burung ini terdapat 3 subspesies dengan persebaran berbeda yaitu :

  • Kacamata Bacan dan Obi Zosterops atriceps atriceps (G. R. Gray, 1861) endemic pulau Bacan dan Obi. Ras ini memiliki warna bulu mahkota zaitun-lembayung-kemerahan-tua.
  • Kacamata Morotai Zosterops atriceps dehaani (van Bemmel, 1939) endemic Pulau Morotai, di Maluku Utara. Ras ini memiliki warna bulu pada mahkota kehitaman
  • Kacamata Halmahera Zosterops atriceps fuscifrons (Salvadori, 1878 ) endemik pulau Halmahera. Bulu mahkota berwarna hijau-zaitun.

Habitat dan Kebiasaan

Umumnya berada di hutan primer, hutan pamah sekunder dan hutan perbukitan, tepi hutan dan lahan budidaya, juga hutan mangrove sampai ketinggian 700 m di atas permukaan laut kecuali di Pulau Obi yang tidak ditemukan di bawah ketinggian 220 m di bawah permukaan laut.

Sering dijumpai dalam kelompok besar atau dalam kelompok kecil. Kadang-kadang ditemukan berpasangan atau sendirian. Terbang cepat berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan suara riuh. Aktif pada pagi dan siang hari untuk mencari makan.

Makanan

Termasuk jenis burung omnivore dengan memakan buah-buahan berdaging lunak, buah-buah beri berukuran kecil dan nektar. Burung ini juga memangsa serangga seperti rayap, lalat dan lain-lain.

Reproduksi

sarang burung kacamata, sarang burung pleci, membekadan pleci jantan dan betina, ciri fisik kacamata laut anakan

Sarang burung kacamata halmahera seperti mangkuk yang berukuran kecil tetapi sangat rapi jika di bandingkan dengan bentuk sarang burung jenis yang lain. Bentuk sarang burung kacamata halmahera di buat ukuran kecil dan terbuat dari ranting pohon serta tumbuhan dan di susun secara rapi.

Status

Kacamata Halmahera di daerah sebarannya tergolong umum dengan populasi melimpah. Oleh karena itu,  burung ini tidak termasuk dalam daftar jenis burung yang dilindungi oleh pemerintah. Namun, populasi Kacamata Halmahera dikhawatirkan akan cenderung terus menurun di seluruh daerah sebarannya akibat konversi habitat. Burung ini masih dikategorikan beresiko rendah untuk punah dalam waktu dekat (Least Concern) oleh IUCN serta tidak tercantum dalam daftar Appendix CITES.

Referensi

Coates, B.J. & Bishop, K.D. 2000. Panduan Lapangan Burung – Burung di Kawasan Wallaceae. Penerbit Bird Life Indonesia. Bogor.

Del Hoyo, J., Elliott, A., Sargatal, J., Christie, D.A. and de Juana, E. 2019. Handbook of The Birds of The World Alive. Lynx Edicions. Barcelona.

MacKinnon, J.K., Phillipps, K. & Ballen, B.V. 2010. Seri Panduan Lapangan Burung – Burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Biologi – LIPI. Bogor.

Atlas Burung Indonesia. 2020. Atlas Burung Indonesia: Wujud Karya Peneliti Amatir dalam memetakan Burung Nusantara. Yayasan Atlas Burung Indonesia, Batu, Malang, Jawa Timur.

Bagaimana perawatan harian pleci halmahera agar gacor dan rajin bunyi?

Bukan hanya memiliki kicauan yang sangat indah dan nyaring burung kacamata halmahera ini juga memiliki dominan warna yang cukup cantik. Sayang sekali jika kita mengabaikan hal dalam perawatan.

Agar memiliki pleci halmahera yang bagus tentunya bukan hal yang mudah karena yang perlu diperhatikan adalah perawatan dan pemeliharaan pleci halmahera ini.

Di bawah ini merupakan cara merawat burung kacamata halmahera secara umum yang bisa anda praktikkan sehingga kacamata halmahera alias pleci halmahera gacor dan rajin bunyi

Cara Merawat Burung Pleci Halmahera Bagi Pemula

jenis burung pleci, jenis burung kacamata, merawat burung pleci, suara burung pleci gacor ngerol, racikan pakan pleci, doping burung pleci, pleci jantan dan betina

1. Memandikan Burung Pleci
Ketika matahari di pagi hari telah muncul, alangkah baiknya kita lakukan pemandian pada Pleci.

Kenapa kita harus melakukan pemandian pada Pleci? Karena pemandian ini berfungsi untuk membersihkan dari kotoran kotoran yang menempel pada bulu Pleci.

Cara memandikannya cukup mudah kita tinggal siapkan semprotan dan sedikit kita campuri dengan sabun anti bakteri pada Pleci ini. Agar lebih sehat terhindar dari kuman lainnya.

2. Melakuakan Penjemuran Burung Pleci dengan Rutin
Setelah kita melakukan pemandian, alangkah baiknya kita melalukan penjemuran pada burung Pleci ini.

Agar lebih terlihat segar dan menstabilkan suhu tubuh pada kacamata halmahera ini agar lebih merasakan kehangatan.

Baca juga : Cara Alternatif Menjemur Burung Saat Musim Hujan

Lakukan rutinitas ini secara rutin setelah melakukan proses pemandian, waktu yang tepat utntuk melakukan penjemuran adalah pada waktu jam 8-10 pagi.

Bukan hanya untuk menghangatkan suhu tubuh pada Pleci, fungsi ini juga untuk memberikan paparan vitamin D yang terdapat pada sinar matahari di pagi hari yang mempengaruhi perkembangn pada tubuh Pleci ini.

3. Pengembunan Pleci
Pengembunan Pleci ini yang saya maksudkan adalah bertujuan untuk merangsang burung Pleci ini untuk rutin atau rajin dalam brkicau.

Pengembunan ini sangatlah penting untuk kita lakukan pada si Pleci dengan cara yang dilakukan adalah dengan nafas panjang.

Lakukanlah pengembunan ini secara rutin agar memiliki kualitas yang tinggi dan nilai jual tiggi pada Pleci karena akan memberikan kualitas suara yang lebih nyaring dan tahan lama. Lakukan ini sebelum si Pleci melakukan pemandian sekitar jam 05.00 sampai jam 06.00.

4. Pemberian Pakan
Jika tadi saya bahas soal perawatan secara fisik, kita sekarang akan tentang pakan yang baik untuk di konsumsi oleh burung Pleci ini.

Berbagai variasi untuk memberikan pakan pada kacamata halmahera semisal kita kasih pakan biji-bijian, namun tidak hanya itu saja yang harus kita berikan pada si burung Pleci ini, kita juga bisa kasih burung Pleci ini sayuran dan buah buahan.

5. Pemberian Eksta Fooding
Berbeda dengan pakan burung Pleci, ini saya bahas tentang ekstra fooding yang mana fungsinya sama untuk dinkonsumsi oleh si Pleci ini, contoh kecil dari ekstra fooding adalah pemberian kroto, jangkrik, belalang, ulat bambu dll.

Namun harus kita perhatikan tidak semua Pleci mau di kasih ekstra fooding ada juga Pleci yang menolak di kasih ekstra fooding ini.

6. Mengontrol Pakan dan Minuman Burung Pleci
Hal yang perlu diingat, bukan hanya memberikan pakan saja, tapi kalian juga harus perhatiakn dengan mengontrol pakan dan minum untuk si cantik Pleci ini.

Fungsi ini untuk menjaga agar burung Pleci tidak mati kelaparan dan agar tetap terus terjaga dalam mengonsumsi pakan Plecinya

7. Pembersihan Kandang / Sangkar Burung Pleci
Bicara soal pakan dan perawatan fisik untuk Pleci yang perlu di perhatikan lagi adalah cara bagaimana agar kebersihan kandang atau sangkar burung merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan burung Pleci ini. Banyak yang malas ketika membersihkan kandang atau sangkar pada burung.

Padahal jika kita lalai akan mengakibatkan kefatalan bagi kesehatan si burung ini. Alangkah baiknya kita lakukan pembersihan kandang dengan mengganti alas bawah pada kandang ini yang kotor karena kotoran Pleci atau sisa-sisa makanan pada Pleci.

Baca juga : Cara Jitu Memaster Pleci Agar Cepat Buka Paruh Ngalas

Bukan hanya alas saja yang harus di bersihkan tetapi wadah atau temoat pakan dan tempat minum pada Pleci juga perlu di bersihkan.

8. Memaster Burung Pleci
Memaster Pleci sangat penting yang mana berfungsi sangat ampuh untuk kemampuan dalam berkicau menirukan suara kicauan burung lain. Tujuan ini sebenarnya untuk si burung Pleci ini memiliki kemampuan suara yang bagus dan berkicau riang secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama.

Diatas adalah 8 cara untuk merawat burung pleci halmahera yang baik dan benar, dan cara tersebut merupakan cara yang paling mudah dan sangat efisien untuk burung Pleci kesayangan Anda.

Sebenarnya masih banyak sekali metode – metode merawat burung Pleci namun ada yang memilih cara yang sederhana.

Namun untuk hasilnya juga kurang memuaskan jika Anda mengamalkan metode yang diatas kami jamin burung kacamata halmahera anda menjadi lebih gacor dan lebih sehat tentunya, syarat yang harus Anda lakukan yang terpenting harus bisa rajin dan rutin karena semua tidak bisa instan.

Apa Perbedaan Suara Pleci Ngriwik, Ngalas, Ngerol, dan Ngeplong?

  • Pleci suara ngriwik adalah mereplay lagu dan isian dengan volume suara pelan.
  • Pleci suara ngalas adalah suara ciw Pleci yang rapat disambung-sambung dalam tempo yang cepat dan nada naik turun cenderung ditarik-tarik bergulung-gulung panjang.
  • Pleci suara ngerol adalah kemampuan burung Pleci untuk berkicau secara sambung menyambung seolah-olah tanpa terputus. Misalnya: 1-2-3-4-5-6 atau 6-5-4-3-2-1.
  • Pleci suara ngeplong adalah istilah untuk burung Pleci yang berkicau dengan lantang dan keras serta volume suara yang relatif besar.

Seperti Apa Proses Pleci Agar Buka Paruh?

  • Proses Pleci buka paruh dimulai dari ngriwik atau middletone. Biasanya saat Pleci ngriwik akan disertai dengan gaya teler dan suara pelan.
  • Pleci ngriwik nglagu yaitu mengeluarkan suara irama yang terdengar lebih jelas dan lebih keras dibandingkan suara ngriwik awal.
  • Pleci griwik nglagu keras adalah suara ngriwik yang pada akhir ngerolnya dalam satu lagu mulai diikuti dengan buka paruh ngalas pendek.
  • Pleci ngalas buka paruh pendek dengan suara yang diulang-ulang beberapa kali.
  • Pleci ngalas buka paruh full yang diulang beberapa kali.
  • Pleci ngalas buka paruh full yang diikuti lagu isian panjang dan juga pleci buka paruh.
  • Pleci ngalas buka paruh full dengan isian lagu full tanpa ngatup disertai suara keras dan panjang.

Itu tadi proses dari awal Pleci ngriwik sampai buka paruh dengan suara isian dan keras. Tahapannya untuk membuat Pleci buka paruh memang terbilang lama. Jadi, paling tidak memang dibutuhkan waktu minimal 1 tahun agar Pleci benar-benar bisa buka paruh full.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Ciri Fisik Kacamata Halmahera, Cream-throated white-eye (Zosterops atriceps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *