Perenjak Gunung, Hill Prinia (Prinia Superciliaris)

Perenjak Gunung, Hill Prinia (Prinia Superciliaris) – perenjak gunung merupakan salah satu jenis burung kicau berukuran kecil dari keluarga Cisticolidae dan genus Prinia ini dapat dijumpai di beberapa daerah Indonesia. Burung yang memiliki nama ilmiah Prinia Superciliaris atau Hill Prinia dalam bahasa inggrisnya ini juga disebut denga ciblek gunung. perenjak gunung sangat popular di kalangan para kicau mania Indonesia, baik sebagai masteran burung lain seperti cendet, murai, jalak maupun untuk dilombakan karena kicauan khas tembakan atau juga yang dikenal dengan sebutan ngebrennya.

Ciri fisik perenjak gunung Hill Prinia (Prinia Superciliaris)

perenjak gunung, hill prinia, Prinia superciliaris, suara ciblek gunung gacor, ciblek gunung jantan dan betina, perawatan harian ciblek gunung, harga ciblek gunung, makanan ciblek gunung

Burung perenjak gunung memilik panjang tubuh dari ujung paruh sampai ujung ekor sekitar 16 cm. warna bulu burung ini berwarna coklat. Ciri khasnya adalah ekor yang sangat panjang, dan dada bercoret hitam. Tubuh bagian atas coklat, sisi tubuh merah-karat-kekuningan, perut putih-kuning tua. Pipi abu-abu, alis mata putih. Iris coklat pucat; paruh bagian atas gelap, paruh bagian bawah pucat; kaki kemerah-jambuan.

Pesebaran dan Ras

Secara global, perenjak gunung terdapat 7 sub-spesies yang di akui dengan pesebaran berbeda seperti Himalaya, Cina selatan, Asia tenggara, dan Semenanjung Malaysia

  • atrogularis (F. Moore, 1854): Himalaya timur dari Nepal ke timur sampai Cina selatan (ujung selatan Xizang) dan India timur-laut (Arunachal Pradesh).
  • khasiana (Godwin-Austen, 1876): India timur-laut (dari timur Meghalaya dan Assam selatan di timur sampai Nagaland barat-daya, Manipur dan Mizoram) dan Myanmar barat (bukit Chin, Gunung Victoria).
  • superciliaris (Anderson, 1871): Myanmar timur-laut, Cina selatan dan tenggara (Sichuan barat, dan Yunnan barat-daya, Guangxi utara dan Guangdong utara di timur sampai Fujian bagian tengah), Thailan timur-laut, Laos utara dan Vietnam utara (Tonkin barat dan timur).
  • erythropleura (Walden, 1875): Myanmar timur dan Thailand barat-laut.
  • klossi (Hachisuka, 1926): Laos selatan (terutama di dataran tinggi Bolaven) dan Vietnam bagian tengah (Annam bagian tengah dan selatan, Cochinchina utara).
  • waterstradti (E. J. O. Hartert, 1902): Puncak Gunung Tahan, di Semenanjung Malaysia.
  • dysancrita (Oberholser, 1912): Sumatera barat.

Suara ciblek gunung

Suara ciblek gunung memiliki suara yang melengking panjang dan tembakan-tembakan yang rapat sehingga burung ini sering dimanfaatkan untuk digunakan memaster burung lain.

Habitat dan Kebiasaan

Bergerak aktif dan ribut dalam kelompok keluarga, di antara rerumputan dan vegetasi bawah di hutan perbukitan dan pegunungan, termasuk hutan lumut kerdil dan semak sub-alpin pada rentang ketinggian antara 600 – 2500 mdpl. Informasi ini terkoreksi oleh laporan Holmes (1996) dalam Kukila 8 hal 42 yang mencatat perjumpaan dengan perenjak gunung di dataran rendah, yaitu pada semak-semak di tepi pantai Leupang (Aceh Besar) pada tanggal 1 August 1985.

Makanan

Makanan utama mereka sebagian besar terdiri dari serangga dan larva. Mereka umumnya mencari makan sendiri-sendiri atau berpasangan.

Baca juga : macam-macam jenis burung ciblek

Bagaima cara membedakan perenjak gunung jantan dan betina?

Ciblek gunung (cigun) atau biasa disebut burung perenjak gunung memang tidak sepopuler Ciblek kristal atau Ciblek kebun. Tapi burung ini masih cukup banyak peminatnya dan kebanyakan burung ini dipelihara untuk dijadikan sebagai burung masteran karena karakter suara prenjak gunung gacor terdengar seperti suara tembakan (ngebren).

perenjak gunung jantan dan betina, anakan ciblek gunung jantan dan betina, ciri fisik burung ciblek gunung betina, ciri fisik ciblek gunung betina, perbedaan cigun jantan dan betina trotol

Untuk mendapatkan Ciblek gunung/perenjak gunung yang bersuara ngebren, harus yang berjenis kelamin jantan.

Dan berikut ini adalah ciri-ciri Ciblek gunung/perenjak gunung jantan dan betina yang perlu kita ketahui sebagai panduan sebelum kita memeliharanya.

Ciri fisik Ciblek gunung/perenjak gunung jantan:

  • Secara umum, Ciblek gunung/perenjak gunung jantan memiliki tubuh yang lebih besar dan panjang dengan postur yang tegap.
  • Bentuk kepala Ciblek gunung (cigun) jantan cenderung lebih besar.
  • Memikiki beberapa helai bulu halus (seperti rambut) dibagian belakang leher yang menjadi ciri khususnya.
  • Ekor Ciblek gunung/perenjak gunung jantan lebih panjang dari yang betina.
  • Pada burung muda, paruhnya berwarna putih dengan semburat warna hitam, tapi setelah dewasa, warna paruh akan berubah menjadi gelap.
  • Warna bulu cokelat tua.
  • Suaranya cenderung ngeroll, diselingi tembakan (ngebren).

Ciri fisik Ciblek gunung/perenjak gunung betina:

  • Ukuran tubuh Ciblek gunung/perenjak gunung betina lebih kecil dan pendek dari yang jantan.
  • Warna bulunya cenderung lebih terang.
  • Paruh bagian bawah berwarna putih.
  • Ekor lebih pendek.
  • Suaranya cenderumg monoton.

Seperti apa perawatan harian ciblek gunung agar cepat gacor ngebren?

Banyak pengemar kicau mania sekarang yang mulai memelihara burung ciblek gunung walaupun dulu kurang dilirik.Tapi nyatanya sekarang burung yang satu ini bisa diperhitungkan dengan berbagai alasan,entah mungkin untuk gacoan,klangenan dirumah dan atau pun untuk masteran. dikarenkan burung ini suaranya ketika ngebreen sangat bagus,jika dalam perawatanya baik dan benar.

Untuk cara perawatan ciblek gunung biar cepat gacor atau perawatan ciblek gunung cepat bunyi dipostingan kali ini saya akan berikan tips biar ciblek gunung anda lekas gacor dan ngebreen.

Pertama-pertama

Keluarkan burung ciblek gunung waktu subuh tujuanya untuk terapi pengembunan dan merangsang burung berkicau sebab waktu subuh udaranya masih segar dan membuat burung seakan-akan berada dihabitatnya yang asli.

Pukul 07:30 pagi

Sesudah selesai pengembunan burung dimandikan bisa dengan keramba burung atau bisa dengan bak kecil yang dimasukan dalam sangkar.ingat dalam memandikan burung ciblek gunung jangan mengunakan semprotan.lalu angin-anginkan dan jemur.

Penjemuran dengan durasi

Didalam menjemur burung ciblek gunung jangan terlalu lama cukup 1-2 jam sudah cukup. untuk hasil maksimal dalam penjemuran perhatikan ketikan burung ciblek gunung dijemur biasa burung kalo sudah mulai tidak kuat dengan trik matahari dia akan membuka paruh/celangap dan terlihat gelisah lompat kesana kesini.nah ketika tanda-tanda sudah terlihat angkat burung dari penjemuran lalu angin-angikan bisa dipersandingkan dengan burung kecil-kecil lain yang tak bertipikal faither/petarung.

Pemberian ektra fooding

Pemberian jangkrik dapat diberikan ketika burung sesudah mandi dan makanan tambahan bisa diberikan ulat hongkong.untuk kroto bisa diberikan 1minggu 2x atau 3x..

Bagaimana Setingan pakan harian ekstra fooding?

Jangkrik

manfaat jangkrik untuk burung, manfaat jangkrik putih, cara memberikan jangkrik pada burung, mengolah jangkrik, makanan jangkrik, kandang ternak jangkrik, harga jangkrik

Bisa diberikan yang berukuran kecil sebelum diberikan jangan lupa untuk melepas/memotong bagian kepala dan kaki. Pemberian jangkrik disesuai dengan kebiasan perawatan sehari-hari.jika memang belum ada settingan kusus mulai lah membiasakan memberikan jangkrik semisal kita beri dia jangkring hanya mampu mensikat habis 3 ekor jangkrik maka biasakan harianya cukup 3 ekor jangkring saja dan berikan dengan jumlah yang sama ketika sore hari.

Ulat hongkong

Bisa diberikan 1-2 ekor dengan catatan yang baru melepaskan kulit jadi warna putih.

Kroto segar

Pemberian kroto bisa diberikan 1 minggu 2x atau tergantung kebiasan sehari-hari jika memang belum ada,lakukan penjadwalan dengan kosisten misalkan pemberian kroto 1 minggu 2x ya itu pada hari selasa dan jum’at maka pemberian kroto pada hari-hari tersebut dan hari-hari tersebut waktu pemberian kroto stop untuk jangkring+ulah hongkong.jadi cukup dengan kroto saja.

Kapan waktu memaster burung ciblek agar cepat masuk?

Dari sekian perawatan dan setingan EF diatas,pemasteran ini sangat penting dan kunci keberhasilan perawatan ciblek gunung agar cepat gacor dan ngebreen.Pemasteran bisa dilakukan ketika burung selesai diangi-anginkan sesudah penjemuran.lalu sangkar dikrodong dan masuk kerumah/ruangan yang tenang,lalu perdengarkan masteran untuk hasil maksimal mengunakan dengan burungnya/dosen langsung bisa dengan burung kenari,jalilin,love bird dll yang kicauan bertipikal sama dengan ciblek gunung.

Untuk memaster dengan burung jalilin jangan terlalu dekat karna burung satu ini suara sangat menyentak bisa-bisa malah ciblek jadi ngedrop,jadi lebih baik burung jalilin agak dijauhkan yang penting terdengar oleh ciblek gunung.Jika anda tidak ada masteran burungnya langsung anda bisa mengunak mp3 dengan volume sedang yang penting sudah terdengar.lakukan pemasteran juga ketika pukul 19:00-21:00 setelah itu biarkan burung beristirahat dengan tenang.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang Perenjak Gunung, Hill Prinia (Prinia Superciliaris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *